My Marvell

Admin Web FIB UB

Mudik tidak hanya di INDONESIA

Mudik tidak hanya di Indonesia saja yang bertradisi tapi di Krea juga ada Mudik Yaitu Seollal (atau istilah lokal untuk Tahun Baru Imlek). Seollal  adalah hari raya rakyat Korea yang terbesar dan terpenting. Seollal dirayakan secara meriah sehingga hari libur berlangsung selama 3 hari karena dianggap lebih penting daripada hari tahun baru kalender Gregorian. Walaupun tidak terlalu populer, istilah Seollal juga berarti Yang-nyeok Seollal (양력설날, tahun baru kalender Gregorian) atau Shinjeong (신정).

Seollal jatuh pada tanggal yang sama dengan Tahun Baru Imlek, kecuali ketika bulan baru muncul antara jam 15:00 UTC (tengah malam waktu Korea) dan 16:00 UTC (tengah malam waktu Cina). Dalam kasus ini (rata-rata terjadi 24 tahun sekali), bulan baru akan muncul “keesokan harinya” di Korea dibanding di Cina, dan Seollal akan dirayakan sehari setelah Imlek di Cina.

Tahun baru menurut perhitungan kalendar matahari ini merupakan hari libur nasional terpenting kedua di Korea, setelah Chuseok (Hari Terima Kasih/Thanksgiving Day). Saya juga tidak tahu jika pada saat itu warga Korea di kota-kota besar akan pulang kampung, mengunjungi keluarga tertua mereka, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Jika pada saat Lebaran, kita saling bersilaturahmi, bersalam-salaman untuk meminta maaf. Pada saat Seollal ini, tradisi warga Korea biasanya memberi hormat kepad
a kakek atau nenek atau yang disebut Sebae  cara memberi hormat kepada orang tua, kakek dan nenek pada hari tahun baru. Anak-anak mengucapkan salam tahun baru sambil membungkukkan badan “saehae bok manhi badeuseyo” (새해 복 많이 받으세요) yang artinya semoga mendapat banyak keberuntungan tahun baru.

ini lah sekilas cerita tetang budaya mudik di korea dan selamat tahun baru IMLEK bagi etnis tiong hao semoga di tahun shio naga air ini apa yang dikehendaki tercapai.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.